Mengenal Large Hadron Collider: Penumbuk Hadron Raksasa di Perbatasan Perancis-Swiss

Penulis: Sri Lestari, S.Si

Balai LITBANGKES Magelang, Kementerian Kesehatan

Editor: Nadin Aulia

Mengenal Large Hadron Collider: Penumbuk Hadron Raksasa di Perbatasan Perancis-Swiss



(futurecdn.net)

Tahukah kamu apa itu Large Hadron Collider? Large Hadron Collider merupakan akselerator partikel paling kuat di dunia. LHC diinisiasi oleh Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN). Projek ini pertama kali diinisiasi tahun 1998 – 2008. Namun riset pertama dilakukan tahun 2010-2013. Di tahun 2013, percobaan LHC resmi berakhir dan dimatikan untuk direncanakan lang dan ditingkatkan kemampuannya. Uji tembakan kedua dilakukan kembali tahun 2015 yang berhasil mencapai 6.5 TeV per sinar. Para ilmuwan merancang LHC di terowongan sepanjang 27 kilometer yang menampung Elektron-Positron besar. Di sepanjang 27 kilometernya. Terowongan ini melingkar dan terletak 50 -175 meter di bawah permukaan tanah, sepanjang perbatasan Perancis-Swiss. Proyek ini merupakan proyek paling rumit di dunia dan membutuhkan biaya lebh dari USD 10 Miliar. LHC juga melibatkan peranan 10.000 ilmuwan dan insinyur dari berbagai negara dan mendapatkan dukungan dari ratusan universitas atau laboratorium di dunia. Lalu apa tujuan LHC dibuat? Untuk apa sebenarnya proyek ini dibuat?

Large Hadron Collider dibuat para ilmuwan fisika untuk menguji beberapa teori fisika partikel yang berbeda, termasuk mengukur karakteristik Boson Higgs dan meneliti partikel baru yang diprediksi oleh teori supersimetri, membuktikan teori bigbang, dan menjawab persoalan fisika lain yang masih belum terjawab. Fisikawan berharap melalui proyek LHC ini akan membantu mereka dalam menjawab pertanyaan dasar dalam fisika mengenai hukum dasar tentang interaksi dan gaya di antara obyek elementer, struktur dan ruang waktu, dan mengenai hubungan antar mekanika kuantum, serta relativitas umum. Secara singkat, LHC berfungsi untuk menabrakkan dua buah pancaran partikel proton dengan energi kinetis yang sangat besar.

Ilmuwan mendesain LHC dengan memotong perbatasan Perancis dan Swiss dalam empat titik. Masing-masing bangunan memiliki peralatan pendukung seperti kompresor, peralatan ventilasi, kontrol elektronik, dan pendinginan. Terowongan LHC memiliki 2 beamline atau di setiap perpotongan empat titik akan diletakkan sebuah beam yang melintas berlawanan disekitar cincin. Terdapat 1.232 dipol magnet yang bertugas menjaga agar beam tetap pada lintasan melingkarnya. Maagnet dengan kelipatan multikutub berfungsi sebagai penambal ketidaksempurnaan pada geometri medan. Jika ditotal, terdapat 10.000 magnet super konduktor yang terpasang dengan massa total 27 ton.

Salah satu ilmuwan yang berpartisipasi dalam proyek LHC bernama Robert Aymar mengatakan bahwa LHC merupakan sebuah penemuan untuk mengubah cara pandang manusia tentang semesta. Aymar menambahkan jika LHC merupakan perwujudan dari sifat alamiah manusia yang selalu merasa ingin tahu akan suatu hal.

“Dalam Pencarian kebenaran dan keindahan...” begitulah kutipan yang sesuai untuk menggambarkan proyek Large Hadron Collider, sebuah penemuan besar yang melibatkan dana dan juga tenaga ilmuwan yang besar pula.


Tags

#buttons=(OK! Siap.) #days=(20)

Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Pelajari Selengkapnya
Accept !