Dunia Pendidikan Era 4.0: Bagaimana Artificial Intelligence (AI) Diterapkan?

Dunia Pendidikan Era 4.0: Bagaimana Artificial Intelligence (AI) Diterapkan?



Hadirnya era pendidikan 4.0 ditandai dengan adanya pemanfaatan internet pada segala bidang kehidupan. Karakteristik lain yang muncul pada era revolusi industri ini dapat diketahui dari meningkatnya penggunaan teknologi dan informasi, seperti robot, artificial intelligence (AI), komputer, bioteknologi, blockchain, dan sebagainya. Adanya revolusi ini adalah sebagai jawaban atas penyesuaian situasi terkini yaitu memanfaatkan internet dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan membentuk anak muda yang dapat dipersiapkan sebagai generasi kreatif, inovatif, solutif, dan bisa bersaing di masa depan melalui pemanfaatan teknologi.

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan salah satu pemanfaatan revolusi industri. Sebenarnya kecerdasan buatan / AI bukanlah sebuah temuan yang baru. AI sudah ditemukan sejak zaman Yunani Kuno. Hanya saja penyebutan AI baru dimunculkan saat abad ke-20 an. AI dibentuk agar dapat mentransformasi mesin secara otomatis untuk mengolah data sesuai perintah. Layaknya manusia, AI di desain agar mengikuti setiap perintah yang telah diprogramkan.

Sebagai salah satu sektor penting dalam menciptakan generasi maju di masa depan, pendidikan juga dituntut mengikuti arus pertumbuhan dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Maka, AI juga banyak dipergunakan untuk membantu berjalannya kegiatan belajar mengajar. Bagaimana penggunaan AI dalam dunia pendidikan? Berikut penjelasannya.

 1. Guru Virtual

Ilmuwan telah banyak mengembangkan teknologi AI bagi dunia pendidikan. Salah satu temuan yang dikembangkan adalah guru virtual. Metode ini dapat membantu siswa yang belajar dengan metode daring. Teknologi AI pada model ini dapat memberikan feedback dan memberikan rekomendasi atas tugas yang dikerjakan siswa selayaknya seorang guru.

Di Amerika dan Eropa metode ini sudah diimplementasikan melalui Blackboard.com, sebuah aplikasi untuk memudahkan guru mengunggah materi dan tes serta mengizinkan siswa memberikan pertanyaan terkait materi. Di Indonesia aplikasi serupa mungkin dapat diimplementasikan melalui google classroom.

2. Asisten Suara


Hampir sama dengan penerapan pada aplikasi guru virtual, Asisten suara yang dimaksud disini adalah menggunakan suara kita untuk memerintah pencarian sebuah kata kunci. Dalam pendidikan, ini dapat diterapkan untuk memudahkan siswa maupun guru dalam menemukan materi atau referensi hanya dengan menyebut kata kunci melalui suara kita. Contoh aplikasi AI ini adalah Google Voice Assistant dan Siri. Teknologi AI yang digunakan dalam model ini adalah AI Speech Recognition dimana melalui suara, kita dapat lebih mudah menemukan apa yang kita cari meskipun dengan bahasa asing. Bahkan melalui perintah suara kita juga bisa mengetik di dokumen (google dokumen). Sangat canggih bukan?

3. Sistem Penilaian Otomatis


Selain mempermudah dalam segi pencarian materi dan pemahaman materi, teknologi AI juga mulai dikembangan untuk mempermudah pengoreksian soal / jawaban otomatis secara daring. Mengikuti karakteristik era 4.0 yang berbasis pada teknologi, kini guru tidak perlu pusing mengoreksi jawaban siswa secara manual. Sebagai contoh, Indonesia telah memiliki aplikasi quipper school. Aplikasi tersebut dapat membantu pekerjaan guru dalam memberikan soal dan memberikan penilaian secara daring. Guru juga dapat memberikan review maupun catatan hasil jawaban siswa secara daring.

4. Belajar vs Bermain


Belajar dapat juga dilakukan melalui permainan. Melalui permainan, belajar akan lebih terkesan menyenangkan dan mudah dipahami. Oleh karena itu, AI juga dikembangkan pada game yang berisi pembelajaran bagi anak. Duolingo merupakan salah satu contoh belajar bahasa dengan diselipkan permainan didalamnya. Selain bermain, AI akan menyediakan level dan skor setiap pelajaran yang kita ikuti sebagai bahan evaluasi. Selain itu, kini banyak aplikasi permainan yang disesuaikan pada umur anak. misalnya belajar menulis dan menggambar bagi anak TK, permainan berhitung bagi anak SD, bahkan permainan untuk anak PAUD.

Artificial Intelligence sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Keberadaannya dapat membantu meringankan tugas guru dalam mengajar dan mengolah data muridnya. Sedangkan bagi murid, AI akan memudahkan mereka untuk belajar. Meskipun AI hadir sebagai solusi canggih dan praktis di era revolusi industri, namun keberadaannya tetap terbatas sebagai sebuah fasilitas pendidikan saja. Secanggih apapun AI, tentu tidak akan bisa menghapus tugas guru dalam membimbing dan mendidik karakter murid dalam menuntut ilmu dan mengembangkan karakter.




Tags

#buttons=(OK! Siap.) #days=(20)

Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Pelajari Selengkapnya
Accept !