Pengembangan Smart Innovative Ventilator Indonesia (SIVENESIA) Ventilator CPAP dan BiPAP untuk Pasien Covid-19

Penulis: Dita Aprilia Yuvanti

Editor: Nadin Aulia


Pengembangan Smart Innovative Ventilator Indonesia (SIVENESIA) Ventilator CPAP dan BiPAP untuk Pasien Covid-19



Pertengahan tahun 2021 lalu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (P2ET), tengah mengembangkan SIVENESIA. Smart Innovative Ventilator Indonesia (SIVENESIA) adalah ventilator yang menerapkan dua model operasi, CPAP dan BiPAP. Model ventilator CPAP dan BiPAP biasanya digunakan oleh dokter untuk menangani pasien penderita gangguan tidur serius.

CPAP adalah model ventilator yang menghasilkan 1 level tekanan udara positif yang stabil dan terus diberikan kepada pasien Covid-19 untuk tetap membuka saluran pernapasan pasien. Sementara BiPAP adalah ventilator yang menghasilkan 2 level tekanan udara positif yang berbeda sehingga lebih nyaman untuk pasien menjaga tekanan napas yang dibutuhkan. Model ventilator CPAP dan BiPAP merupakan ventilator yang bekerja berdasar tekanan yang bertujuan menghalau tersumbatnya pernapasan yang banyak menjadi gejala yang dialami penderita Covid-19. Selain itu, ventilator ini dapat melatih otot pernapasan agar pasien dapat melatih pernapasan mereka menjadi normal. Metode ini merupakan salah satu cara penyembuhan tanpa pembedahan yang dinilai paling efektif bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan.

Dua metode ini memang memiliki tujuan untuk menjaga pernapasan pasien yang mengalami gangguan, namun kedua model ini memiliki perbedaan. CPAP merupakan ventilator yang kerjanya memberikan aliran udara secara konstan melalui selang hidung atau mulut. Terkadang model ini membuat pasien tidak nyaman dan mengalami kelelahan pada saat menghembuskan napas. Sementara model BiPAP merupakan jenis ventilator yang memeberikan kesan lebih nyaman saat bernapas bagi pasiennya. Jenis ventilator ini harus berdasarkan saran dan anjuran dari dokter dalam pengimplementasiannya.

LIPI melalui P2ET kemudian mengembangkan SIVENESIA melalui rangkaian tahap uji coba. Setelah melewati tahap awal pengujian hingga uji coba penelitian, SIVENESIA telah mendapatkan lulus uji penelitian dengan sertifikat nomor YK.01.03/XLVIII.2/PK/2021 (025 untuk CPAP dan 026 untuk BiPAP). Kedepannya, SIVENESIA masih harus diuji secara klinis agar mendapatkan ijin edar.
Tags

#buttons=(OK! Siap.) #days=(20)

Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Pelajari Selengkapnya
Accept !